Sabtu, 17 April 2010 | |

Alasan mengapa kita mendukung Eropa dan Amerika Di Piala Dunia

ini sebuah akumulasi dari tekanan emosi yang kecewa
sebuah implikasi dari buramnya prestasi
sebuah kritisi yang mencerminkan kotornya situasi

Sepakbola merupakan industri olahraga yang paling menguntungkan di dunia
tapi yang paling merugikan bagi Indonesia
Tim-tim kehabisan Dana karena Mendagri melarang uang APBD untuk sepakbola
sementara supporter terus mengalami kecewa hingga larut dalam huru hara
di tingkat atas pemegang regulasi, PSSi tertidur terlena
sibuk Hura-hura hasil dari laba kompetisi liga Indonesia

seakan mengikuti trend yang sedang berkembang di negara ini
kalau di kejaksaan ada yang namanya markus,makelar kasus
dan di Departemen Pajak ada marjak,makelar pajak
di sepakbola indonesia ada maskor,makelar skor
yang kerjaannya jual angka untuk memenangkan tim yang punya dana
hingga baunya tercium massa,dan wasit menjadi korban pertama
lemparakan botol aqua,bom molotov, dan teman-temannya yang lain
sudah menjadi ritual yang membudaya

Di tengah euforia piala dunia, PSSI pun meninabobokan kita
dengan mimpi jadi tuan rumah piala dunia 2022
di tengah kritikan media terhadap Nurdin dan kroni-kroninya
PSSi pun melimpahkan buramnya cermin kepada menpora
yang lagi sibuk iklan promosi jadi ketua umum partainya presiden kita

seakan ingin menunjukan keprihatinannya
pemerintahpun membiayai kongres sepakbola nasional di malang
namun sungguh malang hasil kongres sia-sia
nurdin tetap kokoh di posisinya
dan regenerasi PSSi yang diharapkan pun tak tercipta
yang ada kini hanya lagu lama
masyarakat pecinta bola pun kembali kecewa
ditengah demam piala dunia yang semakin terasa
bersama jingle yang hadir di iklan coca cola
yang penuh semangat dan inspirasi
namun terasa mengejek buat negeri ini

inilah alasan mengapa kita mendukung Italia,Perancis,Belanda,Jerman,Brazil dan Argentina di Piala Dunia....
Sebab sang Garuda belum bisa terbang ke Afrika....

0 komentar: